Social Icons

Featured Posts

Keluarga Pelindung Kehidupan

Dr. HELMI, S.H., M.H (2) - JAMBI, DIPO WIRANTO (2) - KALIMANTAN, YULI (1) - PALEMBANG, SYAHRUL KAMAL (1) - MARTAPURA - OKUT, IDA MULYANTI (1) - PALEMBANG, BUDI ARYADI (2) - PALEMBANG, RAHMATULLAH (1) - CILEGON, ABU DARDA'(2) - JAMBI, 14/3-2016: EDI SUDARMANTO BIN PAWIRO SONTO (1) - LAMPUNG, 30/3-2016: AHMAD RIYANTO BIN JUMARI (1) - LAMPUNG, 9/5-2016: AGUSLIM BIN ABUSANI (1) - BEKASI, 9/5-2016: BAHTIAR BIN TARABEN (1) - BEKASI, 9/5-2016: ZULKIFLI BIN BAKHTIAR (2) - BEKASI, 9/5-2016: SALDI YUNOF BIN UYUN SUTAN BATUAH (2) - BEKASI, 11/6-2016: YATRISNAH BINTI SAIRIN (2) - BANDUNG, 2/8-2016: DARMAWATI BINTI KAMARUDIN (2)- BANDUNG

March 7, 2016

Santet & Guna-guna

Santet & Guna-guna adalah upaya seseorang untuk mencelakai orang lain dari jarak jauh dengan menggunakan ilmu hitam. Santet dilakukan menggunakan berbagai macam media antara lain rambut, foto, boneka, dupa, rupa-rupa kembang, paku dan lain-lain. Seseorang yang terkena santet akan berakibat cacat atau meninggal dunia. Santet sering di lakukan orang yang mempunyai dendam karena sakit hati kepada orang lain.
 
Misteri santet

Santet secara umum sering disebut sebagai Teluh (Ilmu hitam), hal ini sudah dikenal sejak zaman dahulu. Tapi hingga kini misteri itu belum (dan sulit) diungkap. Sejalan dengan kemajuan zaman, santet berkembang jadi lebih canggih. Bahkan seperti dalam era digital, santet pun ada yang diklasifikasi sebagai santet krah putih. Melibatkan kalangan atas dengan cara yang modern dan canggih.

Santet atau sihir dalam bahasa Arab dinamakan ainun saqhirah, atau sesuatu yang menyilaukan mata. Lebih jauh, bermakna menakjubkan. Atau sebuah kemampuan luar biasa yang sulit diterima akal sehat. Dalam masyarakat Jawa, terdapat fenomena teluh braja. Menurut kesaksian dan cerita turun-temurun dari leluhur, teluh braja juga merupakan sinar terang benderang yang melesat amat cepat. Atau seperti ainun saqhirah. Kemunculan teluh braja biasanya disusul mewabahnya penyakit. Kalau menuju ke rumah tertentu, salah satu penghuninya biasanya lalu menderita sakit berat,tak jarang mengakibatkan kematian.

Di Jawa, ada beberapa jenis tanaman bisa menangkal datangnya teluh braja sehingga tidak memakan korban. Dengan menanam pohon pepaya di muka rumah, bisa mengalihkan datangnya teluh braja ke pohon tersebut. Sehingga si empunya rumah selamat dari serangan guna-guna atau santet. Kalau memang sedang mendapat ancaman serangan santet, ada lagi kiat untuk menangkalnya. Yakni dengan membawa merang padi ketan hitam ke mana pun pergi. Menurut paranormal, merang padi ketan hitam memiliki power positif untuk mentralisir ilmu santet.Bila seseorang terancam santet dipersilakan selalu tidur di atas lantai. Tanah atau bumi dinilai memiliki energi positif. Itulah maka tidak ada gendruwo atau lelembut yang berani menginjak bumi, sebab akan terasa panas. Santet, biasanya bergerak sekitar 50 cm di atas permukaan tanah. Maka bila seseorang tidur di atas lantai, tidak mungkin terkena tembakan santet. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
 
Diturunkanya Ilmu Pelindung Kehidupan sebagaimana dalam ketentuan Yang Maha Kuasa, karena Agama telah diturunkan untuk umat manusia, namun manusia masih saja mudah dipengaruhi, digoda dan lain sebagainya sehingga sesama manusia dapat saling bermusuh-musuhan, benci membenci, iri hati, dengki, padahal telah nyata disebutkan dalam Al Quran bahwa Jin/Syetan/Iblas adalah musuh manusia. Maka diturunkanya Ilmu Pelindung Kehidupan untuk umat manusia, agar AKAL manusia dibuka dan diberi KEKUATAN.

Diturunkannya Ilmu Pelindung Kehidupan bertujuan, diantaranya; untuk memusnahkan ilmu-ilmu Jin / khodam, yang disadari atau tidak disadari sudah banyak merusak kehidupan manusia. Contoh; dulu banyak orang percaya pada benda-benda pusaka, seperti keris, memasang susuk untuk pengasihan, kecantilan, kewibawaan, kekuatan dan lain sebagainya. Dengan ilmu Pelindung Kehidupan, maka kita musnahkan hal-hal tersebut, jangan ada lagi manusia yang percaya kepada benda mati, jangan ada lagi yang percaya pada susuk, dll.

Agar terciptanya suatu kerukunan dan kedamaian antar sesama umat manusia, agar manusia terjalin kasih mengasihi, saling sayang menyayangi. Kesimpilannya, ilmu Pelindung Kehidupan ini untuk keselamatan umat manusia, untuk kesehatan umat manusia, untuk kebahagiaan dan kejayaan umat manusia, karena ke depan kita belum tahu. Makanya dunia ini hancur karena perbuatan manusia, untuk itulah Yang Maha Kuasa menurunkan suatu ketentuan ini agar manusia kembali ke fitra dan kodratnya sebagai manusia sempurna, agar manusia dapat menjaga dan memelihara apa yang telah di ciptakan Yang Maha Kuasa.
Gunakan Kekuatan, dan Jaga Perbuatan
Untuk itulah ilmu ini perlu disebarkan, manusianya dulu yang perlu diperbaiki, agar manusia timbul sadar dan menyadari. Selama ini manusia kalah oleh kendali dan pengaruh jin/syetan/iblis. Akal tidak berfungsi dengan baik dan bertujuan baik, Hatinya yang menguasai Akal.

Sementara Hati biarlah berkeinginan tetapi kendalikan dan batasilah dengan Akal dan Fikiran. Makanya kekuatan ini turun untuk melindungi Akal dan Fikiran manusia, agar manusia jangan kalaholeh kendali dan pengaruh jin/syetan/iblis. Makanya ilmu ini tidak ada pantangannya, sekali untuk seumur hidup kita dapatkan.
 
Blogger Templates